(1) Sejak hari itu ibu mulai ketat mengawasi sarapan pagiku. (2) Karena hanya pada saat sarapan ibu bisa menemaniku. (3) Selebihnya, ibu harus bekerja sampai larut malam demi menghidupi kami berdua sepeninggal ayahku.(4) Kini setiap pagi ibu meluangkan lebih banyak waktu untuk menyiapkan sarapan ekstra. (5) Nasi goreng komplit dengan irisan telur, sosis, dan parutan wortel. (6) Atau bubur ayam bertabur daging suwir, seledri, bawang goreng lengkap dengan kaldu ayam kental. (7) Pada awalnya aku merengut, namun setiap kali pula aku tak kuasa menolak untuk menyisakan sarapan buatan ibu yang rasanya memang sangat lezat. Bukti bahwa tokoh Ibu sangat perhatian terdapat pada kalimat?

(1) Sejak hari itu ibu mulai ketat mengawasi sarapan pagiku. (2) Karena hanya pada saat sarapan ibu bisa menemaniku. (3) Selebihnya, ibu harus bekerja sampai larut malam demi menghidupi kami berdua sepeninggal ayahku.(4) Kini setiap pagi ibu meluangkan lebih banyak waktu untuk menyiapkan sarapan ekstra. (5) Nasi goreng komplit dengan irisan telur, sosis, dan parutan wortel. (6) Atau bubur ayam bertabur daging suwir, seledri, bawang goreng lengkap dengan kaldu ayam kental. (7) Pada awalnya aku merengut, namun setiap kali pula aku tak kuasa menolak untuk menyisakan sarapan buatan ibu yang rasanya memang sangat lezat. Bukti bahwa tokoh Ibu sangat perhatian terdapat pada kalimat?

  1. (6) dan (7)
  2. (4) dan (5)
  3. (2) dan (3)
  4. (1) dan (2)

Kunci jawabannya adalah: D. (1) dan (2).

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, (1) sejak hari itu ibu mulai ketat mengawasi sarapan pagiku. (2) karena hanya pada saat sarapan ibu bisa menemaniku. (3) selebihnya, ibu harus bekerja sampai larut malam demi menghidupi kami berdua sepeninggal ayahku.(4) kini setiap pagi ibu meluangkan lebih banyak waktu untuk menyiapkan sarapan ekstra. (5) nasi goreng komplit dengan irisan telur, sosis, dan parutan wortel. (6) atau bubur ayam bertabur daging suwir, seledri, bawang goreng lengkap dengan kaldu ayam kental. (7) pada awalnya aku merengut, namun setiap kali pula aku tak kuasa menolak untuk menyisakan sarapan buatan ibu yang rasanya memang sangat lezat. bukti bahwa tokoh ibu sangat perhatian terdapat pada kalimat (1) dan (2).

Leave a Comment