(1) Sejurus lamanya timbul pikiran dan berkata ia dalam hati, “Baiklah kemalangan ini kuserahkan saja kepada-Nya”, (2) Budi menyapu air mata adiknya sambil berkata, “Diamlah, Gus, jangan menangis. Ini aku bawakan nasi bungkus”, (3) Agus menerima bungkusan, lalu makanlah ia dalam gelap gulita itu, (4) Budi pun termenung dalam kegelapan malam. Bukti nilai agama terdapat dalam kalimat bernomor

(1) Sejurus lamanya timbul pikiran dan berkata ia dalam hati, “Baiklah kemalangan ini kuserahkan saja kepada-Nya”, (2) Budi menyapu air mata adiknya sambil berkata, “Diamlah, Gus, jangan menangis. Ini aku bawakan nasi bungkus”, (3) Agus menerima bungkusan, lalu makanlah ia dalam gelap gulita itu, (4) Budi pun termenung dalam kegelapan malam. Bukti nilai agama terdapat dalam kalimat bernomor?

(1) Sejurus lamanya timbul pikiran dan berkata ia dalam hati, “Baiklah kemalangan ini kuserahkan saja kepada-Nya”, (2) Budi menyapu air mata adiknya sambil berkata, “Diamlah, Gus, jangan menangis. Ini aku bawakan nasi bungkus”, (3) Agus menerima bungkusan, lalu makanlah ia dalam gelap gulita itu, (4) Budi pun termenung dalam kegelapan malam. Bukti nilai agama terdapat dalam kalimat bernomor?

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. Semua jawaban benar

Jawaban: A. 1

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, (1) sejurus lamanya timbul pikiran dan berkata ia dalam hati, “baiklah kemalangan ini kuserahkan saja kepada-nya”, (2) budi menyapu air mata adiknya sambil berkata, “diamlah, gus, jangan menangis. ini aku bawakan nasi bungkus”, (3) agus menerima bungkusan, lalu makanlah ia dalam gelap gulita itu, (4) budi pun termenung dalam kegelapan malam. bukti nilai agama terdapat dalam kalimat bernomor 1.

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu (1) Sejurus lamanya timbul pikiran dan berkata ia dalam hati, “Baiklah kemalangan ini kuserahkan saja kepada-Nya”, (2) Herdin menyapu air mata adiknya sambil berkata, “Diamlah, Ishak, jangan menangis. Ini aku bawakan nasi bungkus”, (3) Izhak menerima bungkusan, lalu makanlah ia dalam gelap gulita itu, (4) Herdin pun termenung dalam kegelapan malam. Watak tokoh Herdin pada kutipan cerita pendek tersebut adalah? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.

Leave a Comment